Follow gue...!!!

Tuesday, 14 June 2016

Tubuh Mustika Terlempar 20 Meter Lalu Tewas Diseruduk Pengemudi Pikap Putih

Share on :


BANGKAPOS.COM, BELITUNG --

Tubuh Mustika (43) terlempar sejauh 20 meter setelah sebuah mobil carry pikap putih menyurunduk sepeda motor yang ia kendarai di jalan di Jalan Tanjung Kelayang, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan Senin (13/6) dini hari.

Warga Jalan Tengku Umar, RT 02/01 Kelurahan Kampong Damai itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Nyawa Mustika tidak tertolong karena pada saat kejadian, kawasan itu sedang dilanda hujan lebat.

"Pas aku lewat mereka sudah seperti ini dan orang-orang yang ada di mobil sudah di pinggir jalan," ucap Abitno (30), seorang pengendara yang ikut membantu evakuasi kepada Pos Belitung.

Suzuki Carry pikap putih, BN 8188 GA penabrak Mustika dikemudikan oleh Doni (21) tersebut diduga mengalami slip roda belakang.

Lantaran kehilangan kontrol, mobil itu lalu menabak sepeda motor Honda Scoppy putih, BN 6113 WA yang dikendarai korban yang datang dari arah berlawanan.

Mobil pikap itu mengankut lima orang. Masing-masing, Doni sebagia pengemudi, Yahya dan Andika yang duduk di bagian depan serta Ilham (19) dan Icun (29) yang duduk di bak belakang.

"Selip ban belakang tadi, tidak bisa ngontrol lagi. Habis itu nabrak ibu itu (korban). Kondisi memang waktu itu sedang hujan," ucap Yahya yang mengaku duduk persis di samping Doni.

Tim Satlantas Polres Belitung yang tiba di lokasi langsung berupaya membawa Mustika ke rumah sakit, namun korban sudah meninggal di lokasi kejadian.

sementara motor dan mobil yang terlibat kecelakaan itu langsung diamankan ke kantor Polres Belitung.

"Kami sudah lakukan olah TKP, dan motor dan mobilnya kami amankan," kata Kasat Lantas Polres Belitung, AKP Agung Asmara kepada Pos Belitung.

Agung mengatakan, dari hasil olah TKP korban Mustika dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Ketika itu, korban terpental hingga masuk ke halaman rumah warga.

"Korban meninggal dunia di TKP. Untuk korban lainnya tiga orang menggalami luka berat, dan dua orang mengalami luka ringan," kata Agung kepada Pos Belitung, Senin (13/6).

Tiga orang yang mengalami luka berat, Doni, Andika, dan Icun. Sedangkan dua orang yang mengalami luka ringan, Yahya dan Ilham.

Sopir dan penumpang mobil carry itu, hingga kini masih menjalani rawat inap di RSUD H Marsidi Judono Belitung.

"Kasus ini, tetap kami lanjutkan dan masih kami dalami. Untuk sementara hasil kronologi dari olah TKP, mobil itu melaju dari arah simpang tiga Air Saga, menuju jembatan kubu Air Saga," ujarnya.

Namun, kata dia, sesampai di TKP pengemudi mobil (Doni) tidak dapat mengendalikan laju kendaraan mobil tersebut, lantaran saat itu terjadi hujan sangat deras dan kondisi jalan raya licin.

"Kalau motornya, melaju dari arah jembatan kubu menuju simpang tiga air saga. Tapi karena sudah terlalu dekat, jadi tabrakan tidak bisa terhindari," ujarnya. (N3)

Editor: Hendra
Sumber: babel news

No comments:

Post a Comment