
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Yogi Agianto (30) saat dibawa ke RSUD Sungailiat dalam kondisi sadar namun fisiknya lemah akibat benturan keras saat tabrakan terjadi antara Toyota Kijang Krista dan Suzuki Karimun di Jalan Raya Desa Puding-Bakam Kabupaten Bangka, Minggu (12/6/2016).
"Kondisi Yogi Agianto umur 30 tahun saat dibawa ke sini masih sadar, tetapi kondisinya lemah, tadi juga nadinya cepat, kita takut ada pendarahan, makanya masih observasi," jelas dr Regina, dokter jaga RSUD Sungailiat saat dikonfirmasi bangkapos.com di Ruang UGD Sungailiat, Minggu (12/6/2016).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami patah pada tulang paha kiri, dan juga ada indikasi patah pada tulang tangan bagian atas, serta terkilir pada lutut kanan.
"Kondisi korban sadar, memang dilihat dari kondisi kesadaran korban skala 14/15 tetapi pasien masih bisa diajak komunikasi masih tahu lingkungannya itu dimana," ungkap dr Regina.
Luka yang dialami Yogi akibat kecelakaan mobil dimana mobil yang dikendarainya terguling dan terjadi kebakaran sehingga menewaskan Yuyun istri Yogi dan Rasdan anak Yogi.
Dia mengatakan, selain Yogi ada dua korban dari penumpang Toyota Kijang yang bertabrakan dengan mobil yang dikendarai Yogi. Dua korban lakalantastersebut akan dirujuk di RSUD Sungailiat dari Puskesmas Bakam.
"Ada dua korban lagi yang rencananya dirujuk ke sini dari mobil yang satunya lagi. Pasien belum sampai," kata Regina.
Menurut Bagian Humas RSUD Sungailiat Zulfikar, Yogi dirujuk ke RSUD Sungailiat sekitar jam 14.00 WIB.
Sedangkan pasien atas nama Nurhidayah (40) dan Rohmanudin (38) rencananya dirujuk dari Puskesmas Bakam dengan jaminan Aaskes dan Jasaraharja.

"RSUD baru terima telpon rujukan sekitar jam 16.00 WIB, dan juga pasien atas nama Yogi 30 tahun dirujuk dari Puskesmas Bakam, Jaminan Askes dan Jasaraharja, sekitar jam 14.00," jelas Zulfikar.
No comments:
Post a Comment